Opera Julini, sebuah karya seni di bidang teater oleh N.Riantiarno,dan pertama kali dipentaskan oleh Teater Koma.
Naskah penutup trilogi ini mengedepankan masalah sosial yang tak pernah usang.
Ketimpangan pembangunan kota, geliat orang kecil, atau kehidupan keras para bandit dan pelacur amat mendominasi pentas ini. Opera Julini,sebuah kritikan pedas untuk kalangan atas yang menganggap bahwa kemiskinan hanya isi syair seniman belaka.
Penuh simbol dan sindiran adalah daya tarik tersendiri dari naskah ini. Sebagai penutup dari trilogi,naskah inipun akan tetap nikmat ditonton tanpa mengetahui cerita sebelumnya. Julini,tokoh sentral yang lekat dengan Salim Bungsu, digambarkan sebagai waria akan mengajak kita bertualang ke dunia bandit dan pelacur. Julini yang hingga dalam wujud ruh pun masih dipaksa bermain dalam pentas ini akan melontarkan kata kata ringan namun membuat kita mengangguk setuju atas keadaan sekitar.
Opera Julini ini akan dipentaskan oleh Teater Jubah Macan, teater kebanggaan SMA 3 Yogyakarta, pada tanggal 15 dan 16 agustus 2008.
Pentas ini akan diadakan di gedung Societet Militer,kompleks Taman Budaya Yogyakarta.
Ingin ikut berpetualang dengan Julini?
Jangan lewatkan pentas ini!
Friday, July 25, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment